Oleh: safarians | 28 Mei 2014

Pesan Buku “Harta Amanah Soekarno”

Pembaca yang budiman. Bagi yang berminat membeli buku “Harta Amanah Soekarno” secara khusus yang ditandatangani langsung oleh penulis Safari ANS dapat dipesan melalui email: safari_ans@yahoo.com atau melalui sms ke +6287788818858 (Sdr.Benny). Pembelian dikenakan biaya kirim sesuai daerah tujuan. Terima kasih atas perhatiannya.

image

Oleh: safarians | 14 Mei 2014

Kritik Akademik Atas Harta Amanah Soekarno

image

image

Saya ucapkan terima kasih atas kritik Prof. Dr. Asvi Warman Adam (sejarahwan LIPI) yang dimuat di Majalah Gatra edisi 1-7 Mei 2014. Ini merupakan langkah awal mengaktualisasikan Harta Amanah Soekarno pada ranah akademik dan ilmiah. Wajar kalau kemudian perlu waktu untuk pembuktian lebih lanjut, utamanya soal otentikasi dokumen pendukung. Masih akan ada buku kedua setelah ini. Namun pembaca tidak akan paham membaca buku kedua saya, apabila belum membaca buku yang pertama ini. Materi buku pertama ini sebagian diambil dari blog dan tesis saya di Fikom Unpad Bandung. Sedangkan buku kedua, InsyaAllah bersumber dari disertasi doktor saya pada perguruan yang sama.

image

Press Release Selasa 13 Mei 2014
Penulis Buku Harta Amanah Soekarno, Safari ANS

1). Buku ini saya tulis semata bertujuan agar bangsa Indonesia mengakui adanya aset bangsa yang ada di luar negeri. Selama ini terkesan kalangan pejabat Indonesia secara resmi tidak mau mengakui atau mempercayainya, tetapi secara diam-diam mencoba untuk mencairkannya dengan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Berdasarkan investigasi saya selama belasan tahun ini, justru pihak asing yang mempercayai keberadaan aset bangsa Indonesia berdasarkan fakta yang mereka terima. Kini saatnya bangsa Indonesia sendiri mengakui keberadaannya yang pada proses akhir penetapan aset tersebut bermuara pada The Green Hilton Memorial Agreement yang ditandatangani Soekarno dan John F Kennedy pada hari Kamis tanggal 14 November 1963 jam 16.00 waktu Washington DC.

2). Dengan tidak adanya patokan yang pasti tentang keberadaan aset bangsa Indonesia, telah memberikan peluang bagi spekulan, broker, dan pengambil kesempatan untuk mengarang cerita-cerita sendiri-sendiri tentang aset bangsa ini berupa pengakuan bahwa dirinyalah penerus dan yang punya hak untuk mencairkan Harta Amanah Soekarno, sehingga banyak pihak dan masyarakat yang tidak paham sama sekali telah menjadi korban penipuan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Korban yang saya maksudkan ini baik perseorangan, paguyuban, organisasi, bahkan perusahaan yang tadinya berkembang menjadi bangkrut gara-gara menjadi sponsor pencairan dokumen yang berkait dengan Soekarno. Kejadian ini tidak hanya di Indonesia, tetapi di luar negeri seperti Hong Kong, China, Malaysia, Singapura, Eropa dan bahkan Amerika Serikat sendiri. Dengan hadirnya buku saya, semoga semua ini berakhir, bahwa Harta Amanah Soekarno berdasarkan penelitian dan investigasi jurnalistik saya adalah HARTA AMANAH SOEKARNO TIDAK SEPERTI YANG DIPAHAMI ORANG KEBANYAKAN.

3). Buku saya yang pertama ini merupakan awal anak bangsa Indonesia mengungkap misteri aset bangsa Indonesia secara faktual, dan bisa dipertanggungjawabkan secara akademik. Sebab selama ini berkenaan dengan Harta Amanah Soekarno sering dibawa ke ranah klenik, magic, dan pemahaman sesat lainnya. Padahal, berdasarkan hasil riset saya, Harta Amanah Soekarno adalah nyata, faktual, dan berada dalam sistem perbankan internasional yang bisa diverifikasi, bisa diaplikasikan, dan diimplementasikan berdasarkan kaedah perbankan dan peraturan yang berlaku sesuai dengan The Green Hilton Memorial Agreement (14 November 1963) yang diperkuat dengan Bank Agreement and Custodial Safekeeping antara Union Bank of Switzerland (UBS) dengan Soekarno tanggal 09 Agustus 1966 sehingga aset tersebut berlaku dan eksis dalam banking system.

4). Mengenai kritik Prof. Dr. Asvi Warman Adam yang meragukan keberadaan aset tersebut mengingat Soekarno ketika itu (waktu yang sama) malah untuk berobat saja harus meminta kepada pegawai istana. Harus saya jelaskan bahwa figur Soekarno jangan disamakan dengan figur pemimpin kita kebanyakan yang tidak bisa memisahkan mana milik dirinya dan mana milik negara atau bangsa. Harta ini disebut harta amanah karena Soekarno sejak awal sudah mengatakan bahwa aset ini bukan miliknya, dan bukan untuk keluarga atau kerabatnya, tetapi harta ini harta titipan, harta bangsa Indonesia (bahkan juga bangsa lain di dunia) yang dititipkan kepadanya, sehingga Soekarno telah bersumpah untuk tidak mempergunakan sesen pun titipan harta tersebut dirinya dan keluarganya. Bahkan menurut wartawan senior yang sering meliput istana ketika itu, Soekarno pernah mengajak wartawan makan, tetapi begitu dikonfirmasi ke dapur tidak ada lauk, hanya goreng telor. Bahkan ketika pindahan dari istana negara, putra tertuanya Guntur mau membawa pesawat televisi, Soekarno melarangnya dan mengatakan itu milik negara. Begitu pun ketika beliau keluar istana, hanya mengenakan kaos omblong dan bersandal jepit, karena apa yang ia pakai selama jadi Presiden RI pertama dibeli dengan uang negara. Maka secara pribadi, Soekarno adalah pemimpin besar yang paling miskin di dunia hingga kini. Jadi naif kalau kemudian kehidupan Soekarno seperti itu dijadikan indikator untuk menafikan keberadaan aset bangsa Indonesia yang begitu besar.

5). Melalui buku saya ini, saya pastikan dan saya minta bangsa Indonesia jangan ragu bahwa pertemuan Soekarno dengan John F Kennedy pada hari Kamis tanggal 14 November 1963 pukul 16.00 adalah penandatangan The Green Hilton Memorial Agreement, sebab kedua pemimpin ketika itu sedang menghadapi masalah besar di bidang ekonomi dan keuangan. Masalah lain memang dibicarakan diantaranya dukungan politik AS terhadap hubungan Indonesia-Malaysia yang memburuk ketika itu, tetapi penandatangan perjanjian pengakuan aset bangsa Indonesia setara nilai 57.000 ton lebih emas itu menjadi prioritas kedua pemimpin besar ini. Sebab dari hasil pembicaraan dengan beberapa narasumber di Eropa dan orang yang dekat lingkaran Soekarno menyampaikan adanya dialog kecil dalam pertemuan tersebut. Misalnya, JFK bersedia meneken perjanjian tetapi mengabaikan pengembaliannya. Soekarno mengatakan, tak apa tidak dikembalikan, tetapi bayar komitmen fee sebesar 2,5% setahun dari total emas yang diakui. JFK bilang, boleh saja asalkan perusahaan tambang Amerika baik minyak bumi maupun mineral diizinkan melakukan eksplorasi di Indonesia. Soekarno mengatakan, silahkan tetapi begitu sebutir biji emas atau setetes minyak diambil oleh perusahaan Amerika dari bumi Indonesia, maka The Green Hilton Memorial Agreement dinyatakan berlaku. Sekali lagi dialog ini bukan imajinatif, tetapi wawancara saya dengan tokoh senior pihak asing yang sekarang ini telah tiada. Berkenaan dengan dialog ini, ada hubungan yang erat antara perjanjian JFK dengan Soekarno dengan tambang emas Tembagapura yang kini menjadi Freeport Indonesia sebagai tambang emas terbesar di dunia saat ini. Juga disahkannya UU no. 13/1963 pada tanggal 28 November 1963 oleh Soekarno tentang perjanjian kerjasama PN Pertamina ketika itu dengan Pan American Indonesia Oil Company. Pula berlanjut dengan UU No.14/1963 tentang pengesahan perjanjian karya antara PN Pertamina ketika itu dengan PT. Caltex Indonesia dan California Asiatic Oil Company (Calasiatic), Texaco Overseas Petrolium Company (Topco), dan PN Pertamina dengan PT. Stanvac Indonesia, serta PN Permigan dengan PT. Shell Indonesia pada tanggal yang sama (28 November 1963) atau beberapa hari setelah ditandatanganinya The Green Hilton Memorial Agreement.

6). Melalui buku ini saya meminta kepada anak bangsa Indonesia, berhentikan berusaha untuk mengklaim atau mencairkan dokumen-dokumen bank yang berkait dengan Harta Amanah Soekarno, karena tidak bisa dicairkan secara orang perorang. Harta Amanah Soekarno membangun sistem dan jaringan yang keberadaannya saling berkait antara satu dengan lainnya. Walau kemudian tertera di atas dokumen atas nama seseorang, tetapi pada prinsipnya hanyalah penamaan sebuah aset, tetapi bukan miliknya, dan bukan atas nama itu yang dapat mencairkannya. Apabila itu dilakukan akan sia-sia dan membuang waktu. Harta Amanah Soekarno memiliki komitmen besar membangun bangsa Indonesia dan dunia, jadi tidak mungkin bisa dicairkan oleh orang per orang apalagi yang mengaku-ngaku. Lagi pula Harta Amanah Soekarno jangan diimpikan atau dinantikan dengan penuh harapan seperti akan dibagikan secara cuma-cuma kepada seluruh anak bangsa Indonesia seperti membagikan bantuan tunai ala kompensasi kenaikan harga BBM. Ini bukan aset untuk dibagi-bagikan, tetapi ini untuk membangun sebuah sistem kenegaraan, sistem keuangan kebangsaan, dan dunia sesuai dengan komitmen awal terciptanya Harta Amanah Soekarno.

Terima kasih
Safari ANS
Email: safari_ans@yahoo.com

Oleh: safarians | 20 April 2014

BUKU HARTA AMANAH SOEKARNO TERBIT

Teman-teman Tercinta, akhirnya buku investigasi jurnalistik saya soal Harta Amanah Soekarno sudah terbit. Launching akan berlangsung pada hari Rabu tanggal 07 Mei 2014 pukul 12.30 Wib hingga selesai bertempat di Kampus Paramadina Jl. Gatot Subroto No.97, Jakarta. Semoga bulan depan bukunya sudah tersedia di seluruh toko buku di Indonesia. Melalui posting ini saya mengundang teman-teman untuk ikut serta dalam acara tersebut. Kita ingin mengabarkan kepada anak bangsa Indonesia, bahwa penggelan sejarah bangsa yang hilang kini telah kita temukan.

20140420-001414.jpg

20140421-145225.jpg

Oleh: safarians | 27 Maret 2014

RUPS PT Timah Tbk; Andaikan Babel Punya Saham

RUPS PT Timah Tbk, Andai Babel Punya Saham

(Artikel ini sudah dimuat pada Harian Bangka Pos edisi Kamis, 27 Maret 2014 10:00 WIB).

Oleh: Safari ANS (Mantan Presidium Babel)

Ada enam pejabat Babel yang menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Timah Tbk yang berlangsung di Jakarta 25 Maret 2014. Mereka adalah Gubernur Babel Rustam Effendi, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Walikota Pangkalpinang Irwansyah, Bupati Basel H Jamro, Bupati Bangka Barat Zuhri, dan Bupati Belitung Sahani Saleh. Diberitakan oleh harian ini dengan judul “Saat RUPS PT Timah Tbk, Rustam Duduk Melongo”. Itulah konsekwensi Babel tidak memiliki saham pada BUMN yang mengeruk timah di bumi serumpun sebalai ini. Naif memang, tapi faktanya begitu.
Semula pengamat bursa komoditi, sempat mencemoohkan ide penulis agar pemerintah pusat menghibahkan sedikitnya 14 persen sahamnya kepada Babel. Pengamat itu mengatakan bahwa pemikiran itu salah kaprah. Bagaimana mungkin ada perbedaan pengertian pemerintah pusat dan pemerintahan daerah?
Bagi pelaku pasar modal dan pebisnis umumnya, hanya melihat bahwa yang disebut pemerintah itu ya hanya satu. Mau namanya pemerintahan pusat atau pemerintah daerah, tetapi saja dianggap sebagai pemerintah. Tidak ada dikhotomi dalam pemaknaannya. Nyatanya dalam RUPS PT Timah tersebut di atas menjadi gambaran faktual bahwa dikhotomi itu memang ada.
Kalau memang tidak ada dikhotomi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, seharusnya pemerintahan daerah yang dihadiri oleh enam pejabat Babel tadi tentu punya hak suara dalam RUPS, sebab mereka merupakan perwakilan pemerintah dengan penguasaan saham mayoritas sebesar 65 persen terhadap PT Timah.
Jika yang disebut pemerintah pusat juga adalah pemerintah daerah, maka hak suara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menyatu dalam hak suara 65 persen saham itu. Mengapa hal ini tidak terjadi? Artinya, memang dikhotomi itu memang nyata dan faktual.
Benar adanya, bahwa pejabat Babel tidak bisa berbuat apa-apa dalam RUPS PT Timah, karena dianggap bukan pemegang saham. Notabene pemerintah pusat dalam RUPS setiap BUMN terwakilkan oleh pejabat Kemeneg BUMN dan pejabat Kementerian terkait (Kemeneg ESDM, misalnya untuk timah). Sedangkan daerah yang menjadi tempat BUMN tersebut beroperasi, selalu “melongo” seperti Gubernur Babel pada setiap RUPS.
Lalu yang menjadi persoalan adalah ketika RUPS sebuah BUMN menjadi titik awal menyusun strategi perusahaan kedepan, maka mensinergikan program perusahaan dengan program pemerintah daerah menjadi persoalan rumit. Padahal kalau pemda memiliki hak suara di dalam RUPS, maka kebijakan perusahaan setahun kedepan dapat dirumuskan bersama agar tidak terjadi tumpang tindih ataupun conflictofinterest (benturan kepentingan).
Pertanyaan berikut adalah, bagaimana cara mendapat saham PT Timah Tbk? Pemikiran yang mendesak saat ini adalah seperti yang diungkapkan oleh Gubernur Babel, dengan membeli saham BUMN tersebut melalui BUMD milik Babel atau melalui fasilitas pemerintahan. Bahkan perseorangan pun bisa, seperti yang dilakukan oleh tokoh Babel Junaidi Mustar.
Untuk menempuh jalan pintas apa yang dipikirkan oleh Gubernur Babel adalah yang paling realistis. Akan tetapi memerlukan investasi puluhan bahkan ratusan milyar rupiah. Namun dengan cara mendesak pemerintah pusat agar diberikan hibah saham 14 persen ke Pemprov Babel adalah sebagai hal yang paling logis, karena masih sesama pemerintah.
Sebab kalau Babel memiliki saham minoritas atau terlalu kecil seperti saham perseorangan di lantai bursa, maka akan menjadi bulan-bulanan dalam RUPS, sebab seperti diungkapkan oleh Dirut PT Timah baru-baru bahwa perusahaan akan menyiapkan maksimal anggaran sebesar Rp 500 milyar untuk buyback (beli saham kembali) apabila para pemegang saham minoritas tidak setuju dengan gagasannya.
Direksi PT Timah sering menjadi representatif terhadap perpanjangan kekuasaan para pemegang saham mayoritas. Jika kebijakan buyback dipergunakan dalam suatu perdebatan serius para pemegang saham, maka mau tidak mau pemilik saham minoritas harus menyetujuinya.
Misalnya, RUPS PT Timah memutuskan untuk memindahkan kantor pusatnya ke Jakarta dengan alasannya efisiensi biaya kerja dan sebagainya, sebab akan mengalami reorientasi bisnis dari tambah timah ke trading timah atau lainnya, maka para pemegang saham minoritas dengan terpaksa harus mengikutinya.
Artinya, bahwa yang berkuasa dalam RUPS adalah para pegang saham mayoritas dalam hal ini pemerintah pusat. Jika Babel membeli saham di lantai bursa, maka nasibnya akan sama dengan para pemegang saham yang lain, hanya hak suara tanpa memiliki kekuatan untuk memutuskan.
Akan tetapi ketika PT Timah masih menempatkan bisnis utamanya di Babel, maka pertimbangan azas kepentingan bisnis, akan menjadi lain, bahwa permintaan pemegang saham Babel harus dipertimbangkan agar tidak mengalami hambatan di lapangan tambang dan perizinan.
Dari asumsi-asumsi di atas, maka langkah Gubernur Babel untuk membeli saham melalui BUMD patut didukung oleh DPRD dan komponen masyarakat Babel, sebagai langkah awal. Bisa saja membalinya melalui lantai bursa, sekedar untuk mencatatkan diri bahwa Babel punya hak suara. Tetapi langkah lebih lanjut adalah Babel harus mendapat saham pemerintah pusat dengan dua cara.
Pertama, Babel mendorong pemerintah pusat agar bersedia menghibahkan 14 persen sahamnya kepada pemerintahan di Babel. Apakah langsung kepada Pemprov Babel, ataukah langsung di bagi habis merata ke seluruh Pemkab dan Pemkot yanga ada di Babel. Hibah ini sebagai konsekwensi bahwa timah sudah mulai habis di wilayah Babel dan sebagai hadiah begitu lamanya timah dikeruk di bumi Babel sejak zaman penjajahan Belanja hingga kini.
Kedua, membeli saham pemerintah pusat sebesar 14 persen sehingga pemerintah pusat tinggal memiliki 51 persen saham di PT Timah Tbk dengan harga aktual pasar atau dengan harga khusus yang dipertimbangkan. Pembayarannya bisa menggunakan anggaran yang sengaja dibuatkan item khusus dalam APBD Babel. Apakah APBD Pemprov Babel sendiri ataukah merupakan gabungan APBD Kabupaten dan Kota yang ada di Babel.
Sumber pembiayaan atau post pembiayaan dapat dikreasikan berdasarkan fasilitas yang ada. Atau dengan menggunakan pembayaran secara cicilan kepada pemerintah pusat.
Jika Babel sudah memiliki saham pada PT Timah Tbk, maka pertanyaan Ketua DPRD Provinsi Babel Didit Srigusjaya yang merasa heran ketika menghadiri RUPS tersebut, kok dalam RPUS itu tidak sedikitpun menyinggung soal Babel, tidak akan terjadi lagi. Semoga.

Revolusi industri di Eropa dan Amerika yang menemukan mesin motor penggerak dengan berbagai bahan bakar, bukan lagi sarana dan wahana kehidupan masa depan. Bahan bakar fosil, dan lainnya yang bersumber material dari perkebunan, pun segera akan berakhir. Kedepan, manusia akan hidup dalam revolusi baru, revolusi elektromagnetik. Sebuah revolusi teknologi elektronik yang kemudian menjadi teknologi yang akan menggantikan mesin motor berbahan bakar yang selama ini terdapat pada mobil, sepeda motor, baik berbahan bakar minyak, matahari maupun listrik.

Teknologi-teknologi mesin, telah menyebabkan hancurnya habitat kehidupan dan merusak keseimbangan alam yang kemudian menyebabkan perubahan iklim secara ekstrim yang bisa mengancam kehidupan masa depan ummat manusia. Planet bumi akan semakin panas ketika musim panas, dan akan menjadi sangat dingin ketika musim dingin. Bahkan akibat hancurnya keseimbangan alam tadi, telah menyebabkan bencana di sana-sini.

(nanti akan berlanjut………)

Mungkin bangsa Indonesia sepakat bahwa masing-masing anak bangsa begitu dilahirkan memiliki amanahnya sendiri-sendiri sesuai dengan terah dan talentanya masing-masing. Jadi tak heran apabila belakangan tumbuh dan bermunculan komunitas dengan format Harta Amanah di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan banyak diantaranya berkolerasi dengan jaringan mereka yang ada di luar negeri. Seperti komunitas lainnya, selalu ada pengurus atau pimpinan tertinggi yang mereka segani dan mereka patuhi apapun fatwa dan pendapatnya. Malah ada yang bersedia mati untuk membela kebenaran sang pemimpin mereka. Namun tak sedikit pula komunitas tersebut hanya sekedar tameng untuk menjaring uang dari sponsor atau dari anggota yang mereka jaring.

Ada yang berbasis ajaran keagamaan dengan melakukan serangkaian pengajian dengan lafaz-lafaz ilahiyah yang mereka pahami secara harfiah dan tafsiran sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Salah atau benar ajaran materi pengajian yang disampaikan oleh sang pemimpin komunitas, bukanklah hal yang harus dibantah atau ditanyakan. Sebab kebanyakan anggota komunitas Harta Amanah yang berbasis pengajian agama ini, lebih bersifat doktrin dan menggunakan model MLM (multi level marketing). Jenis komunitas seperti ini agak mengkhwatirkan karena ajarannya mampu membuat tekad (taklid buta) terhadap sebuah pandangan. Misalnya, sang pemimpin mereka memberikan statement kepada anggotanya, bahwa dirinyalah Soekarno yang sebenarnya. Kini sang pemimpin sebagai Soekarno atau putra Soekarno yang disembunyikan untuk mengemban Harta Amanah. Sang pemimpin berupaya mengikuti atribut-atribut yang menjadi ikon Soekarno seperti pakaiannya, peci, suara, gaya pidatonya, dan sebagainya. Dengan kekuatan dan keterampilan olah ilmu psikologi (mirip hipnotesia), sang pemimpin mampu membuat para anggota menjadi tunduk dan patuh tanpa pernah membantah.

Model komunitas lainnya adalah berpola dalam bentuk patungan usaha. Bahwa komunitas ini diumumkan sebagai lembaga kepercayaan satu-satunya oleh UBS, Soekarno, Soewarno, atau perorangan lainnya termasuk kelembagaan. Mereka menjanjikan ketersediaan kolateral atau jaminan kredit bank dalam jumlah besar yang berasal dari top bank dunia. Jaminan bisa berupa SBLC (Stand By Letter of Credit), Bank garansi, Bank Note, Bank Draft, atau lainnya. Bank-bank ternama pun di deretkan sebagai perlambang bahwa komunitas ini dianggap bonafide. Sepintas memang iya. Karena dalam tahap awalnya akan selalu meminta agar klien mereka menyediakan fasilitas kredit (credit line) yang ditandai dengan terbitnya Bank Confirmation Letter (BCL) bahwa memang credit line nya sudah disetujui oleh bank. Ada lagi yang menyediakan MT103 two way (dua arah) sebagai jaminan asalkan pihak bank befeficiary (penerima) dapat menyiapkan ICBPO (Irravocable Confirm Bank Payment Order) atau semacam jaminan dari bank penerima, begitu komunitas ini melakukan swift MT799 (pre advice) kepada bank penerima (beneficiary). Lalu ketika proses berjalan, klien diminta untuk menanggung biaya swift, notaris, dan sebagainya.

Komunitas Harta Amanah lainnya, adalah yang berbasis klenik, mistik, dan percaya pada permainan alam ghaib. Jenis komunitas Harta Amanah ini percaya bahwa Indonesia memiliki gudang emas dan gudang logam mulia mahal lainnya seperti platinum, batu permata, dan sebagainya yang tersebar di berbagai wilayah. Gudang-gudang tersebut dijaga oleh Eyang-eyang yang memang sudah teruji sakti mandraguna. Hebatnya keyakinan mereka atas kesaktian sang Eyang, sehingga satelit secanggih apapun milik manusia termasuk Amerika Serikat, tak akan mampu mendeteksinya. Bahkan mereka juga percaya bahwa harta-harta mahal dalam gudang bisa mereka pindah-pindahkan kemana saja dan kapan saja mereka mau. Untuk itu, komunitas jenis ini biasanya banyak melakukan upacara-upacara yang berhubungan dengan mistik dengan membakar menyan dan tabur serta mandi bunga. Komunitas Harta Amanah ini banyak hadir dengan menghadirkan contoh-contoh batangan emas, uang kertas dari berbagai negara, dan sebagainya. Hanya saja begitu diajak untuk bertransaksi mereka selalu minta uang untuk melakukan sesajen baik berupa sapi, kerbau, dan atau sesajen lainnya. Setelah itu, baru sang klien dapat melihat gudang emas seperti yang mereka janjikan.

Walaupun berbeda-beda karakter, komunitas Harta Amanah ini memiliki kesamaan dalam aspek komunikasi yang mereka bangun. Ciri khas mereka bersifat low contect. Mereka selalu mengatakan bahwa AS dan dunia memiliki utang sama Indonesia yang sudah jatuh tempo. Mereka selalu mengatakan bahwa merekalah penerus Harta Amanah yang diberikan mandat oleh Soekarno. Lalu ada juga yang mengatakan bahwa Harta Amanah sudah ada sejak sebelum Soekarno lahir. Jadi Harta Amanah tidak tergantung kepada Soekarno. Hal lain yang sering mereka sebut, bahwa pemimpin merekalah yang memiliki tanda-tanda khusus seperti yang tulis dalam artikel lain dalam website ini. Ciri-ciri khusus mereka garis bawahi dan mereka tonjolkan. Tetapi hanya mereka yang paham apa tanda-tanda khusus yang mereka maksudkan. Soal tanda khusus ini, yang paling ditonjolkan sebagai penegasan lambang dan penguatan sang tokoh pemimpin komunitas.

Kehebatan komunikasi komunitas Harta Amanah, hampir sama dengan ombrolan di warung kopi yang biasa nongrong di berbagai daerah. Dimana obrolan mereka berbicara soal bisnis yang menurut mereka adalah logis. Mereka bicara dan menjual percakapan apa saja yang mereka mau. Kalau perlu emas di puncak Tugu Monas pun mereka sertifikatkan sebagai bisnis yang mereka bicarakan. Semuanya menjadi terang benderang dalam obrolan warung kopi yang kemudian diterjemahkan dan membuat doktrinasi dengan berbagai dasar dan argumentasi. Masyarakat Indonesia yang masih banyak hidup di bawah garis kemiskinan, menjadi sasaran empuk jenis komunitas begini. Impian menjadikan negara Insonesia kaya raya dan menjadi negara super power dengan kekayaan melimpah terekam dengan baik dan tajam dalam memori mereka, sehingga mendukung semangat militansi anggota.

Komunikasi intent dengan argumentasi yang logis serta bumbu magis yang mereka miliki, komunitas Harta Amanah umumnya berhasil meyakinkan para birokrat. Banyak diantaranya yang sudah menandatangani perjanjian kerjasama dengan lembaga dan institusi pemerintahan dengan dalil untuk kemakmuran rakyat. Sebab komunitas Harta Amanah tidak akan pernah mengatakan bahwa upaya mereka untuk kepentingan dirinya dan kelompoknya. Mereka selalu mengatakan untuk kepentingan kemakmuran rakyat dan bangsa Indonesia.

Jika gagal dalam transaksi? Ada argumentasi yang tidak bisa dibantah oleh klien yang berhubungan dengan Harta Amanah ketika gagal. Selama ini alasan yang diberikan selalu dengan alasan; maaf tidak bisa cair karena ada diantara tim kerja yang tidak jujur atau berkhianat atau berhati busuk. Sebab syarat cairnya Harta Amanah adalah hati bersih, jujur, amanah, dan siap mati untuk membela kebenaran. Sebuah sikap dan prinsip yang sudah langka sekarang ini. Malah ada diantaranya komunitas mengatakan bahwa Harta Amanah hanya bisa cair apabila para pemimpinnya tidak ada lagi yang bermental korupsi. Mulai dari Presiden sampai ke Lurah, harus bersih dan jujur, dan hidupnya hanya untuk rakyat. Nah posisi itulah Harta Amanah bisa cair. Apa iya semuanya bisa jujur dan bersih? Sebuah pekerjaan besar dan penantian yang sabar. Tetapi soal Harta Amanah ada atau tidak, sudah dibahas dalam artikel terdahulu. Argumentasinya cukup kuat untuk mengatakan itu, memang ada. Salam perjuangan (safari_ans@yahoo.com).

W

BANGSA AMERIKA DAN INDONESIA SEBENARNYA DAPAT MERAJUT KEMBALI NILAI-NILAI YANG TERKANDUNG DALAM GREEN HILTON MEMORIAL AGREEMENT. JUSTRU BUKAN SALING HAPUS JEJAK SEJARAH, SALING KLAIM, DAN SALING SEMBUNYI. MANUSIA SEKARANG SUDAH MODERN MEMBUTUKAN KETERBUKAAN. SEBAB KETERTUTUPAN SERING MENJADI LAHAN KORUPSI DAN PERAMPOKAN ASET SECARA SISTEMTIS DAN MASIF. KEDUA PEMIMPIN BANGSA AMERIKA DAN INDONESIA HARUS BEKERJASAMA MEMBANGUN KEDUA BANGSA INI. JIKA TIDAK BEKERJASAMA, MAKA KEDUA BANGSA INI AKAN TERPURUK DAN HANCUR OLEH SEJARAHNYA SENDIRI, DAN BANGSA LAIN DAPAT MERAIH KEUNTUNGAN DI BALIK SEJARAH YANG DIBUAT KEDUA BANGSA BESAR INI. DAN SUDAH MULAI TERBUKTI SECARA EKONOMI DAN FINANSIAL.

RAKYAT KEDUA BANGSA INI JANGAN DIBIARKAN TERSESAT DALAM SEJARAH BANGSANYA SENDIRI KARENA BERDAMPAK NEGATIF BAGI KEHIDUPAN MEREKA. LIHATLAH DI BERBAGAI DAERAH DI INDONESIA TELAH TERJADI MODUS PENIPUAN YANG BERKEDOK ATAS HARAPAN AKAN CAIRNYA HARTA AMANAH YANG AKAN DIBAGIKAN GRATIS KEPADA KELUARGA MISKIN. PULUHAN BAHKAN RATUSAN ORANG MENGAKU BAHWA DIRINYA LAH YANG TELAH MENDAPAT MANDAT DARI SOEKARNO DAN TURUNAN MANDATNYA. ATAU, BANYAK YANG MENGAKU BAHWA DIRINYALAH YANG HANYA BERHAK DAN DAPAT MENCAIRKAN HARTA AMANAH ITU. DAN BANYAK PENYIMPANGAN LAINNYA YANG MEMBUAT BANYAK ORANG SUSAH DAN SEMAKIN MISKIN AKIBAT KESALAHAN MEMAHAMI SEJARAH BANGSANYA SENDIRI. KONDISI INI TIDAK BISA DIBIARKAN, PERAN MEDIA MASSA DITUNTUT UNTUK MEMPERBAIKI KONDISI MASYARAKAT YANG DEMAM HARTA AMANAH. SEJARAH HARUS DILURUSKAN, MAKNA GREEN HILTON MEMORIAL AGREEEMENT YANG SEBENARNYA HARUS LEBIH DIKEMUKAKAN BERDASARKAN FAKTA DAN DATA PRIMIER YANG DIPAHAMI SECARA LOGIS KEILMUAN, BUKAN SECARA MISTIK. SALAM.

20131114-100801.jpg

20131110-101721.jpg

20131110-101910.jpg

20131113-192149.jpg

20131110-112613.jpg

20131110-112626.jpg

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 51 pengikut lainnya.